tidak ada yang salah, hanya kebencian yang semakin merangkul
bukan alasan untuk acuh pada duniaku
namun sikap yang ingin melunturkannya menjadi serpihan kecil yang
mungkin tak terlihat mata
serasa asing
ini bukan aku, tapi terasa menyatu
jika mata tetap menatap yang biasa, namun hati mengartikannya
dengki
indra seakan lupa akan diri sendiri
terjun di tengah manusia yang dinilai bodoh
entah untuk apa teriak dalam kegelapan, namun bukan untuk mencari
titik terang
hanya tertuntun untuk melebur di antaranya
tidak persis seperti keangkuhan Iblis kepada Adam
tidak persis seperti terkhianatinya Isa oleh Judas
tidak persis seperti dendam Yehuda oleh Arya; semua beda, entah
apa?
begitu saja datang dan lekas pergi
seperti badai yang menyapa pepohonan pantai
aku hanya mencoba untuk menguatkan akar agar tidak tumbang

Tidak ada komentar
Posting Komentar
Nama :
Usia :
Pekerjaan :
Lokasi :
Komentar :