lelahkah sejauh ini kau bersinar untukku
lelahkah kau temani kegelapanku
hingga saat kita melebur dengan mimpi yang menegur kesadaranku
aku hanya ingin menjagamu
menjaga setiap nafasmu
menjaga kelemahanmu dengan kekuatan yang kupunya
jika mulutku berkata, itulah yang terindah
jika hatiku merasa, itulah yang kupunya
tegur aku dan ingatkan aku
usiklah dengan senyuman saat garis ini datar
usiklah dalam ketentraman saat kita lupa cara bersandar
usiklah dengan kenangan saat kita mulai bosan
karena di situ, tepat di dadamu
telah kugantungkan sesuatu
kujamah dan kuletakan lembut dalam keintiman rasa
aku menyebutnya mata jika kau melihat
aku menyebutnya telinga jika kau mendengar
aku menyebutnya mulut jika kau berkata
aku menyebutnya cinta jika kau merasa
saat kita akan menyatu dengan kepasrahan
dengan arah yang jelas terbaca masa depan
mereka tersenyum melihat kita mendekat
dan kita menjemputnya perlahan dengan harapan
letakan…..sandarkan……dan percayakan...

Tidak ada komentar
Posting Komentar
Nama :
Usia :
Pekerjaan :
Lokasi :
Komentar :