Rabu, 02 Oktober 2019

Siklus Hujan

Purwa kita berasal dari sungai di sela-sela benua yang terpisah. Kemudian berkumpul dan melebur satu. Berasimilasi menjadi samudera ya... thumbnail 1 summary

Purwa kita berasal dari sungai di sela-sela benua yang terpisah. Kemudian berkumpul dan melebur satu.

Berasimilasi menjadi samudera yang mengajarkan kita satu hal: bahwa kita sudah tidak mempersoalkan asal aliran. Yang kita kenal: kita adalah kita.

Di samudera inilah kita berproses. Menguapkan segala hal: waktu, tenaga, pikiran, hingga harta.

Perlahan kemudian kita bermetamorfosis menjadi awan, lalu kemudian berpisah. Tertiup angin menuju ke pemukiman, ke ladang, hingga ke hutan.

Persoalan nantinya kita malah menjadi bencana banjir bandang atau hujan yang dirindukan, tergantung pada apa, kapan, dimana, dan bagaimana kita mencurahkan air yang kita punya.

Harapannya, semoga kita ini adalah bagian dari alam yang justru dibutuhkan.

Semoga kelak semua awan bisa habiskan masa kadarnya yang diakhiri bukan dengan kemarahan, apa lagi kesedihan.

Melainkan dapat mencipta senyum kegembiraan di atas tanah beserta isinya dengan penuh keagungan.

Aamiin



Tidak ada komentar

Posting Komentar

Nama :
Usia :
Pekerjaan :
Lokasi :
Komentar :